Kegiatan

Audiensi PIPIMM dengan Wakil Menteri Perdagangan

Bertempat di : Ruang Rapat Wakil Menteri Perdagangan, Lantai 5 Kementerian Perdagangan

 

Audiensi berlangsung  pada Hari Senin, 22 Mei 2012, di Ruang Rapat Wakil Menteri Perdagangan, Lantai 5 Kementerian Perdagangan. Audiensi dihadiri oleh Bapak Bayu Krisnamurthi (Wakil Menteri Perdagangan), Ibu Nus Nuzulia Ishak (Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen), Bapak Partogi Pangaribuan (Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan), Bapak Hernito Kandiawan (Kasubdit Ekspor Produk Industri dan Pertambangan), Bapak Widodo (Kasubdit Ekspor Produk Industri dan Pertambangan), dan 7 orang perwakilan dari PIPIMM. Audiensi ini dilakukan untuk meminta arahan Bapak Bayu Krisnamurthi mengenai kerjasama yang akan dilakukan PIPIMM dengan Kementerian Perdagangan. Selain itu, terkait dengan akan dilaksanakannya CEO Gathering PIPIMM 2012, maka Audiensi juga dimaksudkan untuk meminta Bapak Bayu Krisnamurthi sebagai narasumber dalam acara tersebut.

 

Bapak Bayu Krisnamurthi menyampaikan bahwa dalam rangka melindungi konsumen, Kementerian Perdagangan berencana untuk memperketat aturan label, yaitu semua label barang yang beredar di Indonesia tidak boleh menggunakan stiker dan harus berbahasa Indonesia. PIPIMM dapat melakukan sounding terkait hal ini kepada industri makanan dan minuman. Bapak Bayu Krisnamurthi akan memberikan dukungan penuh kepada PIPIMM. Kemudian, PIPIMM juga ikut serta dalam melakukan pengawasan terhadap barang beredar, dengan melakukan identifikasi terhadap jaringan distributor industri makanan dan minuman. Lihat tetapi jangan bertindak. Laporkan informasi yang didapatkan kepada Kementerian Perdagangan.

 

Selain program terkait perlindungan konsumen, Kementerian Perdagangan ingin benar-benar mempromosikan produk industri makanan dan minuman dalam negeri. PIPIMM dapat berperan sebagai promotor ekspor makanan dan minuman.

 

Saran dari Beliau yaitu seharusnya industri makanan dan minuman serta PIPIMM jangan takut pada isu-isu yang sifatnya reaktif, apalagi isu yang hanya dikeluarkan oleh LSM atau sebagian kecil orang. Visi PIPIMM diharapkan dapat menjadi Leading Information, sehingga membuat para pemuda Indonesia bangga terhadap industri makanan dan minuman di Indonesia. PIPIMM harus menjadi pengibar bendera industri makanan dan minuman yang paling depan (menjadi promotor utama).